Bank Sinarmas Operasikan Unit Usaha Syariah

Rabu, 16 Desember 2009

Jakarta, 18 November 2009. Bank Sinarmas secara resmi meluncurkan layanan syariah mereka melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Sinarmas. Dengan bersandar pada layanan terbaik melalui sumber daya manusia yang kompeten, UUS bersiap melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa keuangan syariah berkualitas.
Sebelumnya, unit ini telah dipersiapkan sejak pertengahan tahun 2008 lampau melalui pengoperasian kantor di Plasa Simas, Jalan Fachrudin No 18, Jakarta Pusat yang diikuti dengan pembukaan kantor cabang syariah di Jalan Teuku Cik Ditiro No 29, Jakarta Pusat, hingga akhirnya mendapatkan izin operasi dari Bank Indonesia (BI) pada 30 Oktober lalu. Sedangkan pengembangan lanjutan dilakukan melalui rencana pembukaan 5 kantor cabang di Tanah Abang, Jakarta Pusat, serta Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya, seluruhnya dimaksudkan guna optimalisasi layanan dan mendekatkan diri pada masyarakat.

Pengembangan UUS oleh Bank Sinarmas didasarkan pada semakin meningkatnya kebutuhan nasabah akan jasa layanan perbankan syariah sekaligus prospek bisnis yang sangat cerah seperti dapat dilihat pada pertumbuhan kinerja perbankan syariah nasional yang terus meningkat.

Di tahun 2008 total aset perbankan syariah telah mencapai Rp 49,5 triliun atau terjadi peningkatan sebesar 35,6 persen dibanding tahun 2007 sebesar Rp 36,5 triliun. Sementara nilai dana pihak ketiga (DPK) syariah rata-rata tahunannya tumbuh sebesar 33,97 persen atau di atas pertumbuhan DPK bank konvesional yang hanya mencapai 16,16 persen. Bahkan untuk pembiayaan syariah, rata-rata pertahun mampu tumbuh 37,03 persen, atau di atas pertumbuhan bank konvensional sebesar 23,80 persen. Bahkan, pada awal 2009, total aset perbankan syariah telah mencapai Rp 51,81 triliun, sebuah pencapaian positif di tengah imbas krisis finansial global. Padahal, pangsa pasar bank syariah di Indonesia saat ini baru sekitar 2 persen dari total industri perbankan, yang diyakini akan terus berkembang seiring dengan dukungan yang besar baik dari BI maupun pelaku bisnis serta masyarakat.

UUS Bank Sinarmas seperti halnya unit jasa keuangan Sinar Mas yang lain, akan dikembangkan berdasarkan prinsip kehati-hatian melibatkan sumber daya manusia yang kompeten. “Unit Usaha Syariah adalah upaya kami merespon kebutuhan masyakarat luas akan jasa perbankan syariah yang terus meningkat. Potensi perbankan syariah yang sangat besar di Indonesia kami sikapi melalui penyediaan layanan berkualitas dengan dukungan sumber daya manusia serta infrastruktur terbaik,” ujar Direktur Bank Sinarmas, Heru Agus Wuryanto

Terus Tumbuh, Berkembang dan Melayani Masyarakat

Bank Sinamas mulai melayani masyarakat luas setelah PT Sinar Mas Multi Artha Tbk. mengakuisisi Bank Shinta pada April 2005 lampau dengan posisi aset ketika itu sebesar Rp 436 miliar, untuk selanjutnya pada 22 Januari 2007 resmi menggunakan nama Bank Sinarmas hingga kini. Seluruhnya berdasarkan visi “menjadi bank terkemuka dalam pembiayaan usaha kecil, menengah dan mitra terpercaya dalam pengembangan usaha”.

Dengan aset per September 2009 senilai Rp 7,8 triliun, melalui performa yang semakin meningkat, baik dari sisi kinerja keuangan maupun dukungan infrastruktur dan sumber daya manusia, Bank Sinarmas kini menjangkau masyarakat melalui 89 kantor konvensional dan 1 kantor cabang syariah dengan melibatkan tidak kurang dari 2.100 orang karyawan, termasuk keberadaan ATM sendiri yang membebaskan nasabah dari biaya transaksi, serta jaringan ATM Alto dan ATM bersama yang meliputi 5.000 anjungan di berbagai lokasi, berikut layanan Jaringan Prima dan Prima Debit.

Rangkaian pengembangan usaha yang dilakukan secara terencana, semuanya berlandaskan pada kualitas sumber daya manusia yang dibangun dan dijaga melalui Divisi Learning Center dengan berbagai program pelatihan berkelanjutan pada setiap tingkatan manajemen