Bazaar Minyak Goreng Murah Bagian dari Praktek Agribisnis Terbaik
Kamis, 19 Agustus 2010Bekasi, 19 Agustus 2010. Sepanjang empat tahun terakhir, SMART telah melakukan berbagai operasi pasar serta bazaar minyak goreng murah di berbagai kota sebagai bagian dari kegiatan CSR sekaligus dukungan atas program stabilisasi harga. Sejak dari tahun 2005 hingga 2009, Sinar Mas telah menyalurkan sekitar 27,1 juta liter minyak goreng bagi warga masyarakat kurang mampu. Ketika sektor industri berlomba membangun keberlanjutan usaha mereka, SMART sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit serta produk turunannya menyandarkan diri pada kaidah Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dengan menyelaraskan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dalam upaya memenuhi kebutuhan dunia terhadap minyak sawit yang lestari serta menjalankan operasi secara bertanggung jawab dan dalam koridor hukum serta peraturan perundang-undangan seperti yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Kali ini SMART bermitra dengan Korem 051 Jababeka, Cikarang Baru, Bekasi memberi kesempatan bagi warga untuk membeli minyak goreng kemasan Filma seharga Rp 7.500 per liter . Acara yang akan dihadiri oleh Danrem (Kol. Inf Sunindyo) didampingi perwakilan manajemen SMART dilaksanakan di parkiran Makorem 051 Jababeka, Cikarang Baru, Bekasi dan akan disalurkan sebanyak 5.000 liter minyak goreng.
Minyak kelapa sawit adalah komoditas yang sangat penting dan merupakan primadona dunia untuk sektor kehutanan dan perkebunan serta telah membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia. Industri ini menyediakan lapangan pekerjaan langsung dan tidak langsung bagi lebih kurang 4.5 juta jiwa di Indonesia. Pada tahun 2005, minyak kelapa sawit memberikan kontribusi ekspor sebesar AS$3,8 milyar, atau 6% dari total ekspor non-migas nasional. Di tahun 2009, angka kontribusi ekspor tersebut mencapai AS$10,4 milyar atau 11% dari total ekspor non-migas nasional. Terlebih, komoditas ini menjadi komponen penting dalam rantai bahan makanan, yang memberikan kepada dunia kemampuan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan. Keberadaan minyak kelapa sawit memungkinkan adanya ketersediaan produk yang luas – dari bahan pangan hingga kosmetik – yang terjangkau bagi kebutuhan rumah tangga.
Kondisi sawit yang kemilau ini akan terus mengundang kritikan dan tudingan-tudingan baru secara sistematis untuk melemahkan keunggulan dan daya saingnya. Namun tentu itu bukanlah sebuah tantangan yang teramat penting, meski bukan berarti dapat diabaikan. Upaya perbaikan dalam kebijakan pengembangan sawit, maupun penyempurnaan tehnik dan kegiatan konservasi lahan dan ekosistem lingkungan yang terus dilakukan saat ini akan menjawab tantangan tersebut dengan sendirinya. Dunia tetap akan percaya bahwa manfaat ekonomi kelapa sawit untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang semakin dilakukan secara konservasif tidak akan mengganggu kelestarian lingkungan.
“Kami berharap harmoni antara aspek kegiatan usaha yang melibatkan para pemegang saham, karyawan, konsumen, pemerintah, lingkungan dan sudah pasti masyarakat, mampu membangun dan memelihara keberlanjutan usaha. Sebagai bagian dari CSR, pendistribusian minyak goreng harus berada pada lokasi yang tepat, menjangkau khalayak yang paling membutuhkan. Itu sebabnya kami melibatkan seluruh unit usaha yang tersebar di berbagai kota termasuk bermitra dengan berbagai pihak,” ujar Managing G. Sulistiyanto. SMART selalu meyakini jika kemitraan dan koordinasi adalah kunci keberhasilan dalam mengatasi kondisi serta dinamika yang beragam di lapangan. Dengan komitmen untuk selalu peduli terhadap sesama yang terjaga dan berkelanjutan, SMART berharap stabilisasi harga berikut ketersediaan pasokan minyak goreng segera tercapai dan tidak ada lagi masyarakat yang terbebani @gn 2010