Kelapa Sawit Sumber Kesejahteraan dan Kemakmuran Bangsa

Kamis, 02 September 2010

Jakarta, 2 September 2010.Sepanjang empat tahun terakhir, Sinar Mas telah
melakukan operasi pasar serta bazar minyak goreng murah bekerjasama dengan
Lembaga Swadaya Masyarakat, TNI, POLRI, Pemerintahan serta Tokoh Masyarakat
lainnya di berbagai kota sebagai bagian dari kegiatan CSR sekaligus dukungan
atas program stabilisasi harga. Hingga 2009, Sinar Mas telah menyalurkan
sekitar 27,1 juta liter minyak goreng untuk membantu masyarakat kurang
mampu.

Dalam acara kali ini Sinar Mas bermitra dengan Kementerian Pertahanan RI
bertempat di Lapangan Kantor Kementrian Pertahanan, Jl. Medan Merdeka Barat
No. 13-14, Jakarta menyediakan 10.000 liter minyak goreng kemasan seharga
Rp 7.500 per liter dihadiri oleh Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro
beserta Istri dan Managing Director Sinar Mas G. Sulistiyanto.

Kelapa sawit sebagai bahan baku minyak goreng, dibanding produk minyak
nabati dunia lainnya seperti minyak rafa (Rapeseed Oil), minyak kedelai
serta minyak bunga matahari terlihat sangat menonjol dan kompetitif, dan
telah membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia. Selain memenuhi
kebutuhan pangan, industri ini menyediakan lapangan pekerjaan bagi lebih
kurang 4.5 juta jiwa (hampir 2 kali penduduk Singapura),Pada tahun 2009,
minyak kelapa sawit memberikan kontribusi ekspor sebesar AS$10,4 milyar atau
11% dari total ekspor non-migas nasional. Komoditas ini juga menjadi
komponen penting dalam produk turunan yang luas, mulai dari bahan pangan,
industri eleokimia, kosmetik hingga sumber energi terbarukan (Biofuel).
Bahkan USDA – Departemen Pertanian Amerika Serikat telah mengakui secara
resmi bahwasannya minyak sawit sebagai minyak makan yang sehat dan bebas
trans fat. Dari sisi lingkungan, hamparan kebun sawit yang terbentang luas
ditanam di lahan yg sudah rusak (lahan terdegradasi) merupakan cara efektif
melawan pemanasan global karena kebun sawit menjadi sumber O2 dan berperan
sebagai filter penyerap CO2 untuk disimpan di batang, serat, biji dan
daunnya, adalah sebuah keunggulan sawit lainnya.

Dengan kondisi ini wajar jika industri kelapa sawit terus menghadapi
kritikan dan tudingan-tudingan secara sistematis untuk melemahkan keunggulan
dan daya saingnya. Antara lain melalui isu deforestasi dan pemanasan global
yg gencar ditudingkan beberapa LSM asing kepada Sinar Mas. Namun karena
industri ini selalu mengikuti ketentuan perundangan pemerintah Indonesia,
adanya upaya pola pengembangan sawit lestari serta kegiatan konservasi lahan
dan ekosistem lingkungan yang terus dilakukan, semua tudingan tersebut
akhirnya terjawab dengan sendirinya. Khususnya setelah adanya hasil audit
tim independen internasional yang telah membantah berbagai tudingan yang
dibuat secara sistematis oleh LSM asing kepada Sinar Mas. Seyogyanya setelah
proses audit tersebut selesai, berbagai tudingan demi persaingan global yang
dibalut isu lingkungan tersebut patut diabaikan.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Tokoh masyarakat dan Anggota Legislatif
DPD – RI ,Dhany Anwar dan Ketua Umum Yayasan Green Network Indonesia,
Transtoto Handadhari* *dalam acara Ramadhan Hijau yang telah dilaksanakan
beberapa waktu lalu “Kami percaya Sinar Mas adalah industri yang selalu
menyandingkan aspek ekonomi, lingkungan dan sosial untuk mencapai proses
produksi yang berkelanjutan dalam menghasilkan produk berkualitas yang
dibutuhkan masyarakat, Kami juga meyakini tidak lah benar jika minyak yang
dihasilkan dari kebun kelapa sawit menjadi faktor pemanasan global. Dalam
melaksanakan Bazar minyak goreng murah kami pilih produk yang sudah terkenal
seperti Sinar Mas karena sudah dijamin dan terbukti dari hasil auditing bahwa
produk minyak sawit Sinar Mas berasal dari hasil produksi tanaman perkebunan
yang dipastikan tidak merusak lingkungan ataupun melanggar peraturan
pemerintah”

Habib Ali ,Tokoh Agama di daerah Tanah Abang juga mengucapkan terima kasih
kepada Sinar Mas yang telah melaksanakan program Ramadhan Hijau yang salah
satunya dalam bentuk bazaar minyak goreng murah, ini adalah manfaat nyata
yang langsung kami dapatkan dari Sinar Mas dan tentunya sangat membantu
meringankan bagi warga dan masyarakat di sekitar Tanah Abang.

“Dunia tetap akan percaya praktek produksi sawit lestari di Indonesia dan
tetap akan membutuhkan manfaat kelapa sawit untuk pertumbuhan ekonomi,
melawan pemanasan global serta membantu kesejahteraan masyarakat seperti
yang kita lihat dalam bazar migor murah ini,” ujar Managing Director Sinar
Mas, G. Sulistiyanto.

Sinar Mas selalu meyakini bahwa kemitraan dengan berbagai lembaga adalah
kunci keberhasilan dalam mengatasi tantangan yang beragam. Dengan komitmen
untuk selalu peduli terhadap sesama serta kelestarian lingkungan yang
terjaga dan berkelanjutan, Sinar Mas berharap semakin banyak lagi masyarakat
Indonesia yang sejahtera.