Sinar Mas Forestry Terima 3 Penghargaan Internasional Communitas Award dari Amerika

Rabu, 28 Agustus 2013

Sinar Mas Forestry melalui salah satu unit pengelolaan hutan tanaman industrinya di Riau, PT Arara Abadi, menerima 3 penghargaan internasional Communitas Awards dalam kategori Corporate Social Responsibility dari Association of Marketing and Communication Professional (AMCP), Texas, Amerika. Setiap nominator Communitas Awards dinilai efektifitasnya dalam menjalankan pengelolaan organisasi sekaligus usahanya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat disekitarnya.

CEO Sinar Mas Forestry, Robin Mailoa, Rabu (28/8/`3) mengungkapkan bahwa setiap unit pengelolaan hutan tanaman industri Sinar Mas Forestry telah merancang berbagai program CSR yang disesuaikan dengan kebutuhan setempat.

“Sinar Mas Forestry meyakini bahwa pengelolaan hutan tanaman industri yang lestari tidak hanya sebatas menjamin keberlangsungan fungsi produksi dan ekologi saja, namun juga fungsi sosialnya. Oleh sebab itu, kami bertujuan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar area konsesi perusahaan,” terangnya.

3 penghargaan tersebut diberikan pada program CSR adalah menanam benih kemakmuran di pedesaan Riau, Program pemberdayaan masyarakat untuk masyarakat adat di Indonesia, dan pembangunan infrastruktur di Pulau Muda.

“Sejak didirikan pada tahun 2005, Balai Pelatihan & Pengembangan Masyarakat (BPPM) telah melatih dan mendampingi ratusan petani buah di Provinsi Riau agar lebih produktif dan mampu bersaing dipasar modern. Setelah mengikuti pelatihan selama 3 hari, para petani akan kembali ke desa asalnya masing-masing sambil dibekali dengan bibit buah unggulan sebagai modal bercocok tanam dan dipantau selama 1 tahun pertama sampai tanaman tersebut tumbuh dan hidup. Berlokasi di Desa Pinang Sebatang Barat, Kabupaten Siak, Provinsi Riau,” kata Robin.
BPPM sendiri, tambahnya, menempati area seluas lebih dari 20 Ha yang menjadikan BPPM kebun percontohan dan pembibitan buah terbesar di Indonesia dengan lebih dari 5.000 pohon buah yang terdiri dari spesies buah langka, spesies buah lokal, spesies buah bernilai ekonomi tinggi dan spesies tanaman obat.

Bukan hanya itu, Sinarmas Forstry juga melakukan program berkelanjutan yang dirancang untuk membantu salah satu masyarakat adat asli Riau, masyarakat Sakai, beradaptasi dengan kemajuan zaman, namun tetap melestarikan budaya setempat. PT Arara Abadi telah merekonstruksi Rumah Adat Sakai yang berlokasi di Desa Kesumbo Ampai, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

“Diharapkan rumah adat tersebut kelak menjadi salah satu ikon Provinsi Riau. Sejak tahun 2007, PT Arara Abadi juga memberikan beasiswa pendidikan S1 dan S2 kepada putra putri masyarakat Sakai,” katanya lagi.

Disinggung program Sinarmas Forestry di Pulau Muda dimana lokasi itu tidak jauh dari wilayah operasionalnya, Robin mengatakan bahwa di Pulau Muda, sebuah desa di pedalaman provinsi Riau yang memiliki keterbatasan akses transportasi, listrik dan pendidikan, PT Arara Abadi membuka akses transportasi, membangun sekolah dan instalasi listrik untuk kesejahteraan penduduk Pulau Muda.

Sinar Mas Forestry merupakan pemasok bahan baku untuk Asia Pulp & Paper (APP) yang mengikuti Kebijakan Konservasi Hutan yang diterapkan APP sejak 1 Februari 2013. Dengan diimplementasikannya kebijakan tersebut, Sinar Mas Forestry turut menerapkan praktek terbaik dalam Manajemen Pengelolaan Hutan Lestari dan Nihil Deforestasi.