Sinar Mas Rehabilitasi Bangunan Sekolah di Padang
Kamis, 04 Maret 2010Padang, 4 Maret 2010. Kultur Minangkabau di Sumatera Barat selama ini menempatkan pendidikan sebagai salah satu aspek kehidupan terpenting. Karena begitu banyak tokoh cendekiawan yang dilahirkan daerah ini, Sumatera Barat pernah dikenal sebagai daerah tujuan pendidikan, tidak saja berskala nasional namun juga regional. Hingga kini, mereka melihat pendidikan adalah harmoni antara membangun kecerdasan dan watak yang unggul.
Bukan sebuah kebetulan jika Sinar Mas memandang pendidikan sebagai wahana menghasilkan manusia yang berkualitas tidak hanya dari sisi intelektual, tapi juga mental, integritas bahkan moral. Mereka nantinya akan sanggup menghadapi beragam tantangan dan perubahan yang ada di hadapan mereka. Itu yang mendorong saat bencana gempa bumi melanda Sumatera Barat dan Jambi pada Oktober tahun lalu, upaya rekonstruksi dan rehabilitasi juga difokuskan pada sarana pendidikan yang ada di wilayah tersebut, supaya langkah membangun sumber daya manusia berkualitas tidak terhenti. Satu diantaranya seperti yang dilakukan dalam serah terima secara simbolis kepada pemerintah daerah, bangunan SMAN 2 Sungai Limau dan SMPN 1 Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman yang telah dan tengah direhabilitasi oleh Sinar Mas melalui Eka Tjipta Foundation (ETF).
Kegiatan yang berpusat di Gorong Lisikan Kuliek, Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai ini melibatkan pula Gubernur Sumatera Barat, Marlis Rahman dan Bupati Padang Pariaman, Muslim Kasim, mewakili pemerintah daerah didampingi para pengurus Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) dan anggota Ikatan Istri Pimpinan-BUMN (IIP-BUMN). “Filosofi masyarakat Sumatera Barat yang merancang pendidikan tidak sekadar membangun intelektualitas dan kecerdasan, namun juga watak dan pribadi yang luhur, sejalan dengan apa yang kami lakukan melalui ETF selama ini. Itu yang mendorong kami terlibat pada proses rehabilitasi sarana pendidikan di sini,“ ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto di sela acara.
Sebelumnya pada tahapan tanggap darurat gempa Sumatera Barat dan Jambi, Sinar Mas melalui program corporate social responsibility telah membangun sinergi bersama Majelis Dzikir SBY Nurussalam Kota Padang, Perkumpulan Sosial Katolik dan Pemakaman (PSKP) Santo Yusuf, serta Posko Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Selain itu, seluruh jajaran manajemen dan karyawan dari unit usaha yang berada di bawah naungan Sinar Mas juga terlibat penggalangan sejumlah bantuan lain yang telah dan didistribusikan secara berkesinambungan hingga ke tahap rekonstruksi, termasuk dengan membuka Rekening Peduli Gempa Sumatera. Rehabilitasi sarana pendidikan juga dilakukan pada SMA Negeri 9 di Desa Muara Madras, Merangin, Jambi, pada Januari lalu. Sinar Mas melalui seluruh unit usaha yang ada, dengan bermitra bersama berbagai pihak selama ini juga terlibat aktif dalam kegiatan tanggap darurat hingga rekonstruksi pada sejumlah bencana alam yang terjadi di NAD, Nias, DI Yogyakarta dan Jawa Barat. 2010