Breaking

Menjaga Jalinan Silaturahim Tak Kusut

Breaking News / Lensa ETF / Slider / Top News / April 21, 2026

Silaturahim berasal dari kata silah yang bermakna mengurai tali yang kusut, sementara rahim yang pengertian jamaknya wal arham adalah kandungan tempat janin buah kasih pasangan suami istri bertumbuh dengan curahan kasih sayang yang tulus. Sebagai pengingat bahwasanya umat manusia berasal dari keturunan Adam dan Hawa, sehingga sudah semestinya sebagai sesama saudara selalu hidup dalam kerukunan, dengan saling bersilaturahim, berkasih sayang, mengurai tali kasih sayang yang sebelumnya kusut. Demikian Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti dalam ceramahnya memaparkan kekuatan silaturahim di hadapan para insan Sinar Mas, Rabu, 15 April 2026 di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta.

 

Bersama-sama mengurai jalinan hubungan yang kusut adalah makna silaturahim.

 

Mu’ti yang juga Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dalam perjumpaan Halalbihalal Sinar Mas bertajuk Silaturahmi Menguatkan, Bersama Tanpa Batas mengambil penggambaran dari pertunjukan tari tradisi asal Aceh, Tarek Pukat yang mempertontonkan bagaimana para nelayan bersama-sama menjaga agar jaring yang mereka pergunakan menangkap ikan di laut tetap terurai, tidak sampai kusut. “Kita urai, kita perbaiki supaya jelas mana ujung, mana pangkal. Menggambarkan betapa pentingnya kita melakukan silaturahim. Saya kira tadi para penarinya tetap tenang, tapi penontonnya yang tegang. Saya perhatikan tadi senior saya Pak Muktar (Sinar Mas Board Member, Muktar Widjaja, red.) juga agak tegang. Gimana nih talinya begini? Jangan-jangan enggak jadi gitu kan? Tapi ternyata ujung-ujungnya hebat. Itulah contoh kesabaran mengurai yang kusut itu supaya menjadi kuat,” ujarnya.

 

Bersama para pembina, mengapit Managing Director Sinar Mas Fery Salman.

 

Pagi itu, penari yang tampil membawakannya adalah para siswa Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Sebuah kawasan mendekati pantai yang memiliki makna historis. Bagi Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, sekolah yang berdiri tahun 2003 itu adalah awal dari komitmen mendalam mereka dalam bidang pendidikan humanis di Indonesia. Lokasi yang sama juga menjadi saksi terwujudnya inisiatif sosial kemanusiaan Sinar Mas melalui dukungan pemulihan kawasan Kali Angke pasca banjir besar tahun 2002, yang diikuti dengan langkah bersama sejumlah perusahaan lain yang peduli dengan membangun Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng. Inisiatif awal itu yang kemudian memantik Sinar Mas pada tahun 2006 resmi mendirikan Eka Tjipta Foundation.

 

Percayakan pada yang terlatih: siswa Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.

 

Sebagaimana perenungan yang disampaikan Abdul Mu’ti, berjejaring, bersilaturahim berikut menebar kebaikan kepada sesama akan membuat kita semakin kuat, semakin cerdas, lebih bahagia, bertambah makmur. Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

 

Penulis: Jaka Anindita; Kontributor: Adila Komala Dewi;

Foto: Noveradika






Jaka Anindita




Previous Post

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577: Hangat, Meriah dan Penuh Makna

Next Post

Halal Bihalal: Mengabadikan Tanpa Batas





1 Comment

on May 18, 2026

Betul dengan tali silahturahmi yang selalu terjalin sangat bagus melalui acara halal bihalal ini, dengan tidak mengenal Kita menjadi mengenal, setelah mengenal lebih dekat dan rasa persaudaraan pun tumbuh, Salam kompak selalu



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


More Story

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577: Hangat, Meriah dan Penuh Makna

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Sinar Mas yang berlangsung pada hari Sabtu, 28 Februari 2026 di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta...

March 17, 2026