Breaking

Tjipta UMKM Fair 2026: Panggung bagi UMKM Binaan Unjuk Diri

Breaking News / Peristiwa / Slider / Top News / September 9, 2026

Mendampingi usaha mikro kecil dan menengah adalah satu hal, sementara mengantarkan mereka naik kelas adalah kisah tersendiri. Sebagaimana Eka Tjipta Foundation (ETF) coba melakukannya berupa memberikan para mitra binaannya panggung untuk menunjukkan capaian mereka lewat Tjipta UMKM Fair, Kamis, 3 September 2026. Selama dua hari, sebanyak 108 pelaku usaha memperkenalkan produk mereka sekaligus membangun  jejaring berikut mencoba membuka pasar baru yang lebih luas lagi.

 

Diawali pertunjukan Tari Topeng Malangan, inisiatif ini mendapatkan tanggapan dari Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, yang saat hadir dalam pameran menekankan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Menurutnya, pengembangan usaha kecil tidak semestinya buru-buru dilihat berdasarkan skala mereka, melainkan dipandang sebagai bagian dari kekuatan ekonomi yang lebih besar. “Harapannya adalah kolaborasi menjadi kata kunci penting. Tidak ada lagi perbedaan apakah ini punya saya atau punya siapa, tetapi kita sama-sama memajukan ekonomi. Ekonomi kecil jangan dilihat sebagai sesuatu yang kecil, karena ketika kita membantu mereka, meskipun sedikit, hal itu dapat menjadi bagian dari ekonomi negara yang besar,” ujarnya.

 

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan didampingi Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata (paling kanan) mengunjungi anjungan APP Group yang mengajak serta pelaku usaha binaan mereka dari Serang dan Tangerang, Banten, serta Malang dan Sidoarjo, Jawa Timur.

 

Sementara Komisaris Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Heru Budi Hartono, mengharapkan  inisiatif semacam ini dapat menjadi contoh bagi dunia usaha lainnya. “Semoga ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan yang lain, dan bisa menjadi contoh nyata di Jakarta ini,” katanya. Sebagai pengingat, bagi Veronica maupun Heru kehadiran mereka dalam Tjipta UMKM Fair bukanlah kali pertama karena di tahun sebelumnya keduanya juga sempat hadir.

 

Bagi yayasan, penyelenggaraan pameran disebut Ketua Umum ETF, Hong Tjhin merupakan bagian dari upaya mereka mempertemukan berbagai UMKM binaan berbagai pilar usaha Sinar Mas di dalam satu ruang. Hong Tjhin menyebut jumlah terkini UMKM binaan mencapai hampir 2.000 pelaku usaha. “Sebenarnya jumlahnya hampir 2.000, tetapi hari ini dikurasi hingga 108 dapat dibawa ke sini. Itu membutuhkan kolaborasi dan ke depan kami yakin pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi bersama para pemangku kepentingan akan membawa dampak yang penting. Seperti moto kita, together we go far, fast towards infinite future,” ujar Hong.

 

Membunyikan angklung bersama mengawali Tjipta UMKM Fair. Di antara sosok Ketua Umum ETF, Hong Tjhin (tengah) bersama Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan dan Komisaris Utama PT MRT Jakarta, Heru Budi Hartono (ketiga dan kedua dari kanan) dan para pimpinan lintas pilar usaha siapa yang sudah memegang angklung dengan benar?

 

Memasuki hari kedua, Jumat (4/9), giliran Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang hadir ke pameran didampingi Board Member Sinar Mas Franky Oesman Widjaja. Dalam kunjungannya, Sherly tidak sekadar mengapresiasi produk kualitas produk yang ditampilkan, namun juga  memboyong pelaku usaha kecil dari wilayah kerjanya untuk turut diperkenalkan dalam pameran. Setelah berkeliling, Sherly memberikan komentar, “Produknya baik, dan bukan hanya sekadar produk. Ada beberapa yang sudah go international, sudah ekspor hingga ke Paris dan Jepang. Semoga dari tahun ke tahun semakin banyak lagi yang naik kelas, dengan kualitas produk yang lebih bagus lagi,” ujarnya.

 

Kehadiran Sherly juga Veronica serta Heru sebelumnya, menjadi momentum untuk bertukar pandangan mengenai pengembangan dan peningkatan nilai produk UMKM. Menanggapi gagasan tersebut, Franky menyebutkan bahwa pengembangan ide dan kualitas dapat menjadi bagian dari proses UMKM untuk naik kelas. “Tadi Ibu Sherly memberikan banyak ide dan bersedia menjadi kurator. Barang yang tadinya dijual Rp20.000, dengan tambahan ide dari Ibu, mungkin bisa dijual Rp200.000. Jadi, ini ide yang bagus sekali. Saya rasa penting untuk kita teruskan,” ujar Franky.

 

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Senior Executive President Office Sinar Mas, Sanny Iskandar, Sinar Mas Board Member, Franky Oesman Widjaja dan Ketua Umum ETF, Hong Tjhin mengamati pengrajin dari Tema Bambu asal Serang, Banten.

 

Baca juga: Membukakan Jalan bagi UMKM Naik Kelas

 

Dalam perhelatan sepanjang dua hari di Ground Floor Lobby Tower 3, Sinar Mas Land Plaza, Thamrin, Jakarta, yang menjadi penyelenggaraan kedelapan kalinya, ETF mencoba konsisten menjalani perannya memberikan para pelaku usaha kecil binaan berbagai pilar usaha Sinar Mas ruang untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produknya, serta memperoleh perspektif baru untuk berkembang. Memberikan mereka kesempatan untuk berkembang dan naik kelas.

 

Penulis: Adinda Kisya Putri Ardiana, ed., Jaka Anindita

Foto: Noveradika Priananta






Jaka Anindita




Previous Post

Workshop Corporate Writing & Media Handling Jangkau Anggota Paguyuban Sinar Mas Sumatra Utara

Next Post

Membukakan Jalan bagi UMKM Naik Kelas





1 Comment

on September 9, 2026

Maju terus Sinarmas, full support untuk UMKM Negeri ♥️



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


More Story

Workshop Corporate Writing & Media Handling Jangkau Anggota Paguyuban Sinar Mas Sumatra Utara

Bagi para praktisi humas di perusahaan, kadang kemampuan mengemas pesan secara verbal terasah jauh lebih tajam meninggalkan...

August 24, 2026