Site Overlay

Eka Tjipta Widjaja: Profil dan Kisah Pendiri Sinar Mas

Eka Tjipta Widjaja adalah pengusaha dan konglomerat asal Indonesia. Beliau dikenal sebagai pendiri Sinar Mas, sebuah brand dari perusahaan yang bergerak melalui tujuh pilar bisnis: Pulp dan Kertas, Agribisnis dan Pangan, Layanan Keuangan, Pengembang dan Realestat, Telekomunikasi, Energi dan Infrastruktur, serta Layanan Kesehatan.

Sepanjang umurnya, Eka Tjipta Widjaja dikenal karena keuletannya dalam menjalankan bisnis. Pada 2018 lalu, Eka Tjipta Widjaja menduduki peringkat ke-2 sebagai orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia pada tahun 2018 dengan kekayaan mencapai US$13,9 miliar.

Eka Tjipta Widjaja tutup usia pada Sabtu, 26 Januari 2019 silam pada usia 97 tahun. Kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi para keluarga Sinar Mas.

Saksikan juga: Video profil pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja

 

Profil Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja (Oei Ek Tjhong) merupakan seorang imigran asal Quanzhou, Tiongkok. Beliau terlahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang serba kekurangan. Karena ingin mengubah hidup keluarganya, Eka Tjipta Widjaja muda memutuskan ikut ayahnya merantau dari Tiongkok ke Makassar pada tahun 1938.

Saat itu, usia Eka masih sembilan tahun. Di usia sekecil itu, beliau ikut berlayar mengarungi lautan bebas menyusul ayahnya yang sudah lebih dulu di Makassar. Bersama sang ibu, Eka Tjipta Widjaja kecil berlayar selama tujuh hari tujuh malam.

“Lantaran miskin, kami hanya bisa tidur di tempat paling buruk di kapal, di bawah kelas dek. Ada uang lima dollar, tetapi tak bisa dibelanjakan, karena untuk ke Indonesia saja kami masih berutang 150 dollar pada rentenir,” kenang Eka Tjipta Widjaja.

Setibanya di Makassar, Eka bersama orang tuanya tinggal di sebuah rumah yang dindingnya terbuat dari bambu (gedhek), dan atapnya dari daun rumbia. Untuk bertahan hidup, sang ayah membangun usaha kecil-kecilan berupa toko sederhana. Eka membantu ayahnya berjualan.

Strategi berjualan Eka kecil cukup unik pada masanya, yaitu menjajakan barang dagangan dengan metode ‘jemput bola’ ke rumah-rumah konsumen. Eka tidak mau hanya ikut menjaga toko.

Eka Tjipta Widjaja muda berjualan berkeliling kota Makassar dengan mengendarai sepeda. Ia menjajakan permen, biskuit, serta aneka barang dagangan toko ayahnya dari pintu ke pintu. Ini adalah awal mula karir bisnis sang Founding Father Sinar Mas.

Keuletan, kerja keras, dan ketekunan Eka Tjipta Widjaja muda membuahkan hasil. Tabungan yang dikumpulkannya dari hasil berjualan dapat membantu merenovasi rumah orang tuanya. Hingga pada akhirnya Eka Tjipta Widjaja muda bisa membeli becak untuk membawa barang dagangannya.

Setelah sempat membuka toko kelontong grosir pada tahun 1949, Eka Tjipta Widjaja memulai bisnis besar seperti Kopra, Kelapa Sawit, dan Kertas.

Gagal menjalani bisnis kopra tak mematahkan semangat Eka Tjipta Widjaja dalam mengepakkan sayap bisnis. Di Surabaya, CV Sinar Mas diresmikan, dan disusul dengan pembangunan pabrik minyak goreng serta pabrik kertas dan bubur kertas.

Setelah sukses dengan bisnis kertas dan sawit, Sinar Mas mengembangkan bisnis di sektor layanan keuangan seperti asuransi dan perbankan.

Saat krisis ekonomi terjadi di tahun 1998, Sinar Mas mulai beroperasi secara komersial di bidang penyediaan energi, perdagangan besar, serta infrastruktur telekomunikasi.

Sinar Mas juga membentuk pilar baru, mulai dari industri telekomunikasi melalui Smartfren, industri pengembang dan real estate mencakup Sinar Mas Land, pilar kesehatan mencakup Eka Hospital, serta membentuk organisasi kemanusiaan seperti Yayasan Dharma Eka Tjipta, dan pendidikan seperti Sinar Mas World Academy.

Tahun 2014 Sinar Mas resmi menjajaki ranah digital melalui Sinar Mas Digital Venture, dan akan terus berinovasi sesuai perkembangan era dan teknologi.

Kisah lengkap tentang perjuangan Eka Tjipta Widjaja muda dalam membangun bisnisnya pernah dituliskan oleh jurnalis senior Dahlan Iskan dalam blognya yang bisa diakses melalui tautan ini.

Cara Usaha Eka Tjipta Widjaja untuk Sukses

Dalam perjalanan bisnisnya, Eka Tjipta Widjaja tidak selalu menemui jalan yang mulus. Lika-liku membangun usaha, kegagalan, dan kesulitan tidak mematahkan semangatnya untuk terus bangkit dan berusaha. Tercatat, Eka Tjipta Widjaja muda pernah mengalami bangkrut empat kali.

Prinsip atau cara usaha Eka Tjipta Widjaja untuk sukses adalah dengan terus berusaha sampai berhasil melalui kerja keras dan memegang teguh disiplin dengan bahan bakar pantang menyerah. Melalui kisah perjuangan hidup Eka Tjipta Widjaja, kita bisa belajar bahwa keberhasilan bukan suatu hasil instan, tetapi merupakan sebuah proses kegigihan mental dan kedewasaan sikap.

Nilai-nilai luhur Sinar Mas yang meliputi Integritas, Sikap Positif, Berkomitmen, Perbaikan Berkelanjutan, Inovatif dan Loyal merupakan enam filosofi yang ditularkan dari sikap hidup seorang Eka Tjipta Widjaja.

Sejarah dan Profil Sinar Mas

Sinar Mas berkomitmen pada praktik bisnis berkelanjutan melalui aspek ekonomi, kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Inisiatif terkini kami untuk terlibat pula dalam penyediaan layanan kesehatan dan pendidikan. Dari setiap pilar bisnis yang ada, tergambarkan fokus kami dalam pengelolaan komoditas serta layanan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, yang sekaligus mampu mendorong kesejahteraan dan perekonomian bangsa.

Sejarah Sinar Mas secara singkat dapat dijabarkan sebagai berikut:

1938

Eka Tjipta Widjaja memulai perjalanan kewirausahaannya di Makassar pada usia 15 tahun

1968

Eka Tjipta Widjaja mendirikan kilang minyak goreng kopra pertamanya, Bitung Manado Oil Ltd. di Sulawesi Utara

1972

Mulai bisnis pengembang dan real estate dengan PT Duta Pertiwi; di tahun yang sama, Eka Tjipta Widjaja mendirikan paprika soda kimia, Tjiwi Kimia yang kemudian menjadi pabrik kertas pertama Sinar Mas

1982

PT Internas Artha Leasing Company didirikan dan berkembang menjadi perusahaan jasa keuangan yang terintegrasi

1986

Sinar Mas Forestry mulai mengelola hutan tanaman pertamanya

1996

PT Dian Swastika Sentosa didirikan untuk memfasilitasi listrik ke pabrik Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas

2005

Bank Shinta diakuisisi yang kemudian secara resmi menjadi Bank Sinarmas pada tahun 2006

2006

PT Smart Telecom berdiri

2018

Sinar Mas merayakan ulang tahun ke-80

2020

Sinar Mas kini memiliki 7 pilar bisnis

https://youtu.be/JB2h4r2T30A

Kata Motivasi Bijak Eka Tjipta Widjaja

Meskipun Eka Tjipta Widjaja telah tiada, namun beliau akan selalu dikenang karena kisahnya yang inspiratif dan membangkitkan semangat. Ada beberapa kata bijak Eka Tjipta Widjaja yang sampai saat ini menjadi pegangan bagi keluarga Sinar Mas. Berikut di antaranya:

“Kesulitan apapun yang dihadapi, asal punya keinginan untuk berjuang, pasti semua kesulitan bisa diatasi.”

“Hidup harus hemat, tapi beramallah sebesar-besarnya.”

“Jujur, menjaga kredibilitas, tanggung jawab, baik terhadap keluarga, pekerjaan maupun sosial.”

“Yang membuat saya bahagia, menyediakan lapangan kerja untuk orang banyak.”

“Kegagalan adalah awal dari keberhasilan.”

Itulah profil dan kisah Eka Tjipta Widjaja, sang pendiri Sinar Mas. Perjalanan Eka Tjipta Widjaja dalam membangun Sinar Mas membuat beliau dikenal sebagai sosok pantang menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.