Breaking

Milad ke-43 Masjid Istiqlal: Yayasan Muslim Sinar Mas Wakafkan Ribuan Alquran

Breaking News / Peristiwa / Slider / February 25, 2021

Yayasan Muslim Sinar Mas memilih berkontribusi dalam pembangunan akhlak mulia melalui wakaf Alquran, yang berlangsung pada momentum peringatan Milad Masjid Istiqlal ke-43. “Kami berharap melalui wakaf hari ini, akses masyarakat terhadap mushaf Alquran dan terjemahannya semakin terbuka. Agar kita dapat membaca, memahami dan memaknainya dengan tepat sekaligus kontekstual, sehingga keimanan dan akhlak kita semakin meningkat. Selaras dengan tema milad, Memberdayakan Umat untuk Kemajuan Bangsa,” ujar Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM), Saleh Husin dalam penyerahan 3.000 mushaf Alquran kepada Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, yang diterima oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar, disaksikan Imam Islamic Centre of New York, Muhammad Syamsi Ali, Jumat (19/2/2021).

 

Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas, Saleh Husin (kiri) mendampingi Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar dan Imam Islamic Centre of New York, Muhammad Syamsi Ali (kedua dari kanan) sebelum wakaf berlangsung,.

 

Ketua Harian YMSM, Dhony Rahajoe mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahim serta upaya yayasan memperkuat hubungan antarumat yang toleran dan sejuk. “Kami banyak mendapatkan pelajaran penting dari para pengelola Masjid Istiqlal dalam langkah kami menjadikan ratusan sarana peribadatan Islam di lingkup Sinar Mas sebagai wahana penyebarluasan nilai keislaman yang terbuka, damai, dan peduli sesama,” ujarnya. Dalam kegiatan yang mendapat dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas dan Sinar Mas Land ini, turut hadir, pengurus YMSM, Yan Partawidjaja.

kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di sarana peribadatan, lembaga keagamaan dan pendidikan

Menurut Saleh, pertimbangan mewakafkan versi cetak dikarenakan kehadirannya masih menjadi pilihan utama umat muslim meskipun teknologi digital telah menjadi alternatif yang baik guna mendalami nilai-nilai keislaman. “Kebutuhan masyarakat akan mushaf tercetak belum tergantikan, terutama di sarana peribadatan, lembaga keagamaan dan pendidikan,” tambahnya.

 

Doa bersama seusai wakaf. Manakala bermasker, para tokoh di sana jadi sukar dibedakan.

 

Penulis: Jaka Anindita

Foto: Noveradika Priananta

Desainer: Dede Ilham F.

 

 




Jaka Anindita
Jaka Anindita
Pemimpin Redaksi





You might also like



0 Comment


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *