sinar_mas_land_writting_photo_video_competition_info_bintaro_1

Apple Siap Huni Kawasan BSD Jadi Pusat Riset

Kementerian Perindustrian menyatakan Apple segera menghuni kawasan Green Office Park, Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai pusat penelitian dan pengembangan.

Staf Ahli Menteri Perindustrian Sanny Iskandar mengungkapkan rencana pembangunan pusat riset Apple akan dimulai dengan menyewa kantor di Green Office Park 9 yang terletak di BSD. Keputusan menyewa ini karena niat Apple membangun gedungnya sendiri belum terlaksana.

“Lebih tepatnya di Green Office Park 9 BSD City di lantai dasar,” tutur Sanny usai menemui perwakilan Apple Asia Pasifik di kantor Menteri Perindustrian.

Dari penuturan Sanny, penetapan lokasi pusat riset ini sudah dilakukan sejak beberapa pekan lalu. Namun Apple baru berani terbuka pada kesempatan ini.

Sebelumnya pemerintah juga pernah memberi bocoran bahwa pusat riset Apple akan bertempat di wilayah provinsi Banten.

Sanny juga mengatakan bahwa pihaknya tidak mencampuri urusan penetapan lokasi riset Apple di BSD. Mereka diberi keleluasaan dalam menentukan sendiri lokasi yang diinginkan.

“Mereka punya privilege lah, kami sama sekali tidak arahkan,” imbuh Sanny.

Namun seperti diungkap di awal, pemilihan Green Park Office 9 sebagai pusat riset Apple hanya bersifat sementara. Pasalnya Apple sedang berencana menempati pusat risetnya sendiri di kawasan Digital Hub yang masih dibangun saat ini.

Seperti diketahui, rencana Apple membangun pusat riset di Indonesia sudah menguap sejak tahun lalu. Rencana tersebut berkaitan dengan komitmen investasi Apple di Indonesia sebesar US$44 juta atau sekitar Rp586 miliar.

Investasi di bidang peranti lunak dan riset ini tak lain dari upaya Apple memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sehingga bisa menjual perangkat besutan mereka di Indonesia.

Sanny memperkirakan akhir kuartal dua tahun ini, pusat riset Apple di Green Office Park sudah mulai beroperasi.

Green Office Park yang terletak di BSD merupakan kawasan yang dibangun oleh pengembang Sinar Mas Land. Sementara itu, anak perusahaan Sinar Mas lainnya yaitu Smartfren, menjadi operator seluler pertama yang membawa masuk iPhone 7 secara resmi ke Indonesia.

(Sumber: CNN )
(Sumber gambar: Kompas )