Asuransikan Uang Melalui Produk Money Insurance

Saat ini, risiko terjadinya perampokan dan kehilangan uang cukup tinggi terjadi di Pekanbaru. Bahkan kehilangan uang dari tempat yang aman sekalipun bisa saja terjadi seperti di dalam lemari besi, laci, mesin hitung uang bahkan dalam pengriman dari satu tempat ke tempat lainnya.

Baru-baru ini saja, perampokan terjadi di salah satu bank Pekanbaru terjadi. Dengan waktu lima menit uang sebesar Rp97 Juta raib. Hal ini tentunya perlu kewaspadaan diri terutama dalam mengasuransikan uang.

Untuk itu, Asuransi Sinarmas Pekanbaru mengajak masyarakat untuk asuransikan uang melalui produk money insurance. Di mana kasus tersebut perlu melindungi uang yang dimiliki perusahaan dari risiko perampokan.

Brand Manager Asuransi Sinarmas Cabang Pekanbaru Adil Ergua Ginting ST mengungkapkan dengan produk money insurance memberikan perlindungan terhadap aset yang dimiliki baik perseorangan maupun perusahaan. Di mana produk ini memberikan perlindungan untuk uang tunai atau alat tukar lain yang senilai dengan uang terhadap berbagai risiko, selama penyimpangan, saat di counter teller maupun saat dalam proses pengiriman.

“Lewat asuransi uang kami memberikan ganti rugi kepada tertanggung terhadap hilangnya uang dari segala penyebab apa pun, kecuali secara khusus telah dikecualikan, dan sejalan dengan tindakan keamanan pencegahan yang normal seperti ditentukan dalam polis asuransi,” ungkap Adil.

Lanjutnya, ada dua kriteria dalam money insurance yang menjadi pedoman untuk perusahaan. Di antaranya cash in safe untuk memberikan ganti rugi atas objek pertanggungan berupa cash, surat berharga, currency note yang disebabkan pencurian dengan kekerasan.

Selain cash in safe ada juga cash in transit, di mana asuransi diberikan dalam ganti rugi kehilangan atas objek berupa uang cas, uang giral, surat berharga dan lainnya. “Dengan besarnya manfaat money insurance bagi perlindungan aset, masyarakat bisa memanfaatkannya. Apalagi money insurance solusi yang tepat dan memberikan ketenangan dari hal-hal yang menyebabkan kerugian,” jelasnya.

(Sumber: Riaupos )