Home Industry Cha May Binaan IKPP Berkembang

Home Industry atau industri rumah tangga (IRT) menjadi salah satu alternatif meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Namun demikian agar usaha terus maju dan berkembang, perlu didukung produksi berkualitas dan pangsa pasar.

Hal ini mengerakkan CSR PT IKPP melakukan pembinaan terhadap home industry dan salah satunya industri rumah tangga Cha May milik Nurnaningsih.

Home industry ini menekuni usaha bidang makanan ringan yang berada di Jalan Hang Jebat Km 06, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang. Adapun produksi makanan yang dihasilkan adalah kripik pisang, ubi, peyek dan bolu komojo. Untuk wilayah Kecamatan Tualang usaha Cha May sudah dikenal, apalagi pemasaran juga dilakukan secara online.

Selain mendapatkan bantuan melalui pelatihan dan modal, usahanya juga dibantu pemasaran. “Usaha ini sebenarnya turun temurun dari orangtua. Kemudian kita ikut pelatihan yang ditaja CSR IKPP. Kemudian ada bantuan modal dan pemasaran dari perusahaan,” ujar Nurnanigsih.

Dia mengungkapkan rasa optimis menggeluti usaha sampingan yang memberikan pendapatan sekitar Rp3 juta per bulan. Apalagi sejak usahannya mendapatkan sertifikat dari Dinas Kesehatan dan Kantor Penyuluhan Pangan.

“Baru satu bulan saya terima sertifikat. Dengan mengantongi ini, produk makanan saya seperti kripik pisang, ubi, peyek dan bolu komojo bisa dipasarkan di supermarket,” tutur Neng panggilan sehari hari.

Menurut Neng , usaha makanan ringan digeluti turun temurun dari orangtua. Namun tak bisa dipungkiri semakin berkembang sejak menjadi mitra binaan CSR PT IKPP. “Pemasaran semakin banyak sejak bermitra dengan CSR IKPP. Karena setiap ada iven dan kunjungan produk kita promosikan,” ungkapnya.

Pimpinan CSR IKPP Ir Ketut Fiter melalui staf Murseno, menyampaikan, selaku mitra binaan IRT Cha May pihaknya akan terus memberikan pendampingan. Perusahaan tidak hanya memberikan pelatihan bagaimana membuat kue yang enak dan higienis, juga memberikan bantuan pinjaman dana tanpa bunga, dan informasi pemasaran.

“Nurnaningsih salah satu binaan kita yang kreatif, selain terus berinovasi produk , juga mengurus sertifikat produksi pangan industri rumahan. Tentu akan membantu dalam hal pemasaran karena produknya terjamin dari sisi kesehatan. Perusahaan juga siap berdiskusi pelaku usaha lain bagaimana agar Industri Rumah tangga di Kecamatan Tualang semakin berkembang,” katanya.

(Sumber: Riaupos )